Senin, 24 Desember 2012

INSTALLASI DAN PENGENALAN OS WINDOWS - Modul 2


MODUL 2
” INSTALLASI DAN PENGENALAN OS WINDOWS

A.          PERSIAPAN INSTALASI

Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :
7.   Siapkan CD Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).
8.   Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.
Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang
9.   Siapkan CD driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver

motherboard, sound, dan driver VGA card.

B.          PROSES INSTALASI :

1. Aturlah BIOS agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM, dengan cara:
b.  Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga

F2.

c.  Pilih menu Advanced Settings, kemudian carilah ‘Boot Priority

atau yang sejenis.

d.  Ubah pengaturannya agar CDROM merupakan urutan pertama. Kemungkinan pilihan ini memiliki 2 jenis:
i.  Dengan menu First boot priority, Second boot priority dll:

Aturlah First boot priority ke ‘CDROM dengan menekan tombol

PgDn/Pgup (Page Down/Up) atau +/-.

Atur juga Second boot prioritynya ke HDD0/HDD1.
ii. Jika menunya ‘Boot priority: atur ke CDROM, C, A atau

‘CDROM, A, C dengan menekan tombol PgDn/Up.

e.  Kembali ke menu sebelumnya dengan menekan tombol Esc. Sampai di ini, masukkanlah CD-ROM/DVD instalasi Windows ke drive optik.
f.   Tekan F10, kemudian ketik Y dan tekan Enter.

g.   Komputer akan restart.

2.  Tekan sembarang tombol jika tampil perintah Press any key to boot from CD....  Komputer  kemudian  akan  meload  Windows  sementara,  untuk  proses instalasi.
Sebagai  catatan:  Di  baris  terbawah  layar  biasanya  akan  tertulis  perintah-

perintah  beserta  tombol  keyboard  yang  harus  ditekan,  jika  Setup  meminta input dari Anda (sebagai user).
3.  Setelah loading selesai dan menu berlatar-belakang biru muncul, akan ada pemilihan mode Setup. Tekan Enter untuk memulai proses instalasi.
4.  Tekan F8 untuk menerima ketentuan lisensi (Jika tampil).

5.  Setup akan meminta tempat instalasi Windows XP. Hard disk pertama akan otomatis  terpilih.  Jika  tidak,  pilihlah  Hard  Disk  pertama  sebagai  tempat instalasinya. Kemudian tekan Enter.
6.  Akan  ada  pilihan  mode  Format  untuk  Hard  Disk.  Pilihlah  Format  the partition  using  the  NTFS  file  system  (Quick).  Kemudian  Setup  akan menyiapkan Hard Disk tersebut dan mengopi seluruh file-file Windows yang diperlukan. Tunggulah beberapa menit sampai indikator Progress Bar mencapai
100%.

7.  Komputer akan restart. Jangan menekan tombol apapun pada keyboard jika tampil tulisan Press any key to boot from CD... karena kita sekarang akan membooting komputer melalui Hard Disk yang telah disiapkan oleh Setup.  Kemudian  Setup  akan  memasuki  mode  GUI   (Graphical  User Interface).
8.  Windows akan meminta nama Anda beserta nama organisasi. Isilah. Ketika diminta CD-KEYnya, masukkan seperti yang tertulis di dalam CD
9.  Windows  juga  akan  meminta  pengeseran  waktu  dan  tanggal  komputer. Biasanya pengaturan ini sudah benar. Pilih saja time zone yang sesuai, yaitu
+7  (Bangkok,            Hanoi,   Jakarta)   kemudian           akan       dilanjutkan dengan penginstalan kartu network.
10. Klik OK atau Next sampai selesai.

11. Komputer akan restart untuk yang kedua kalinya.

12. Ketika  loading  selesai,  Anda  akan  dipandu  untuk  mengeset  nama  (account) pengguna.  Klik  saja  tanda  panah  kanan  berulang  kali  sampai  selesai. Proses instalasi selesai.
13. Untuk  tahap  selanjutnya,  dianjurkan  untuk  menginstal  driver-driver   yang belum/tidak   dikenali   Windows,   seperti   driver   untuk   modem,   dll. Sumbernya   bisa   berasal   dari   CD/DVD   yang  didapat   bersama   paket pembelian  peripheral  tsb.  Proses  ini  dapat  dilanjutkan  dengan  instalasi program-program lain seperti WinRAR, Office, dll.

C.          PENGENALAN WINDOWS XP

Sistem  operasi        dibuat         dengan salah        satu tujuannya adalah mempermudah   interaksi   manusia   sebagai   pengguna   dengan   komputer. Perkembangan  komputer  yang  sangat  pesat  terutama  pada  sisi  perangkat keras  juga  dibarengi  dengan  munculnya   beberapa  sistem  operasi  yang menjadi alternatif antara lain DOS/Windows, Unix, Linux, Sun Solaris, IBM OS/2 dan MacOS.
D.           PENGENALAN DESKTOP

Desktop  dahulu  menjadi  alasan  mengapa  Windows  dan  MacOS sangat  popular.  Namun  saat  ini  sistem  operasi  lain  seperti  Linux  dan Solaris  juga  telah  menggunakan  model  Desktop  sehingga  muncul  Desktop Manager  yang  popular  yaitu  KDE  dan  GNOMEC.  Desktop  manager  pada Windows diperlihatkan pada gambar 1, yang terdiri dari :
1.   Wallpaper : gambar background pada desktop

2.   Start Menu : daftar untuk memulai bekerja dengan aplikasi

3.   Quick Launch : cara cepat mengeksekusi aplikasi

4.   Taskbar : papan yang menunjukkan aplikasi yang dibuka bekerja

5.   Short Cut : link dari papan aplikasi atau file yang ditempatkan di desktop.
E.          WINDOWS EXPLORER

Untuk   mengelola   file   yang   dibuat,   Windows   telah   menyertakan apilkasi Windows Explorer yang digunakan untuk melakukan managemen file dan direktory yang kita buat. Tampilan Windows Explorer ditunjukkan pada Gambar 2, mempunyai bagian-bagian antara lain :


Gambar 2 : Windows Explorer

1.   M e n u

Memuat fitur-fitur yang ada pada Windows Explorer, berupa perintah-perintah dan konfigurasi dari tampilan Windows Explorer

2.   To o l b a r

Papan berisi short-cut perintah yang bisa digunakan pada Windows Explorer.
3.   Folder View

Pada windows Explorer, terdapat dua windows (jendela) yaitu folder view explorer disebelah kiri dan view disebelah kanan. Folder view hanya menampilkan folder-folder / direktori dan beberapa file zip, sedangkan explorer view menampilkan semua isi dari folder yang dipilih, kecuali file yang di-hidden.
4.   P a t h

Path adalah lebih lengkapnya address path merupakan alamat lengkap

(path mutlak) dari folder yang dipilih pada folder view.

5. Status Bar

Merupakan deskripsi isi dari folder yang dipilih, biasanya berupa jumlah file/folder yang ada pada drive/folder yang dipilih.

0 komentar:

Posting Komentar